Jumat, 14 Desember 2012

Puisi - Hancur


Aku menunggumu....
Terus menunggu dan menunggu
Tak pernah bosan menunggu
Hanya untuk menunggumu....

Ada hal penting yang ingin kukatakan
Ada yang ingin kuungkapkan
Sesuatu hal yang begitu penting
Yang membuatku rela menunggu

Pada akhirnya kau datang
Kau datang dengan berlari
Begitu tergesa-gesa
Begitu terburu-buru

Aku mengejarmu
Berusaha menahanku
Ingin kuungkapkan kata-kata itu
Kau melepasku, dan terus berlari
Meninggalkanku....

Ini menyakitkan, sangat menyakitkan
Betapa besar harapan ini
Pupus begitu saja
Lenyap dengan mudahnya

Kau hancurkan aku....
Kau hancurkan hatiku
Laksana potongan kaca
Kau remukkan jiwaku
Kau buat aku bagaikan butiran debu

Puisi - Sendiri Menyepi


Tersadar didalam sepiku
Kaulah yang terindah
Kaulah yang kucinta
Kaulah pelita hatiku
Kaulah belahan jiwaku

Aku memikirkanmu di setiap lamunanku
Di setiap sepiku, di setiap ramaiku
Di setiap sedihku, di setiap senangku
Aku banyak memikirkanmu....

Di setiap do’aku, di saat aku menyepi
Di setiap aku sendiri, aku bermohon kepada Tuhan
Ya Allah jadikanlah dia jodohku
Dan pertemukanlah cinta kami ya Allah....


Puisi - Mencarimu


Aku mencarimu kemana-mana....
Ke segala tempat, ke segala arah
Aku begitu ingin menemukanmu
Dan mengatakan semua ini

Aku naik turun tangga
Lantai 1, lantai 2, lantai 3
Dari 1 gedung ke gedung yang lain
Aku bolak-balik tuk mencari kamu

Akhirnya aku menemukanmu di kantin
Sedang makan bersama temanmu
Aku pesan minuman, dan kau tiba-tiba pergi
Aku mencarimu lagi

Aku mulai dari awal lagi
Pada akhirnya aku menemukanmu
Ntah kenapa kau tiba-tiba menghilang
Hilang entah kemana....


Puisi - Mimpi Jatuh Cinta


Pernahkah kau bermimpi
Bermimpi jatuh cinta
Bagaimana rasanya....
Bagaimana melukiskannya

Apa yang kau lakukan
Jika mimpimu terwujud
Apa yang akan kau lakukan
Apa yang kau perbuat

Bila itu aku
Aku akan mengejarnya
kan ku kejar dengan penuh semangat
Aku tidak akan pernah menyerah
Kan kukorbankan apapun untuk mendapatkannya
Semuanya, segalanya
Bahkan ketika aku harus merasakan sakit sekalipun

Kan kubuat kau mencintaiku juga
Kan kubuat kau merasakan hal yang sama
Kan ku buat kau jatuh cinta
Bagaimana denganmu?
Apa yang akan kau lakukan?


Puisi - Menjauh


Kau menjauh....
Teman-temanmu menjauhi aku
Semua orang menjauhi aku
Semua sudah tahu

Semua menganggapku gila
Semua menganggapku sinting
Tak punya harga diri, begitu bodoh
Mereka menertawakanku
Tak pernahkah mereka merasakan yang kurasa

Perlahan tapi pasti aku dikenal
Sebagai orang gila, sebagai orang bodoh
Yang mengejar-ngejarmu
Yang mencari-carimu ke seluruh FE
Yang selalu menunggu di depan ruang kelasmu
Mereka semua tahu

Mereka bahkan mecemoohku
Berusaha menjauhkan kau dariku
Aku tidak akan lakukan semua ini
Jika sedari awal kau peduli padaku
Jika sedari awal kau slalu balas pesanku
Jika sedari awal kau tak menghindar dariku
Aku takkan lakukan semua ini


Puisi - Terluka


Aku terluka oleh cinta
Terseok-seok
Aku hancur karena cinta
Tercabik-cabik

Aku terluka karena cinta
Telah kukorbankan harga diriku
Keringatku, waktuku, kesempatanku
Tapi yang kudapat hanyalah luka

Aku percaya cinta itu semangat
Aku percaya cinta itu harus dikejar
Tapi mengapa yang kucintai semakin menjauh
Semakin meninggalkanku, tak pernah peduli padaku

Kau membuatku gila
Kau iris-iris hatiku
Kau cabik-cabik jiwaku
Kau campakkan aku begitu saja

Sejak mencintaimu....
Banyak hal bodoh yang tlah kulakukan
Banyak hal gila yang kuperbuat
Semua demi mendapatkan cintamu
Yang kutempuh dengan mengorbankan segalanya
Kau membuatku terluka....


Selasa, 11 Desember 2012

Puisi - Tanpa Sayap


Benarkah kau seorang bidadari? Benarkah. . . .
Benarkah kau turun dari surga?
Tapi kemanakah sayapmu?
Wahai bidadari cantik nan jelita

Kaulah bidadari tanpa sayap
Kau begitu indah
Kau begitu sempurna
Kaulah bidadari itu

Akankah kau datang padaku
Aku bukan malaikat
Aku bukan manusia sempurna
Aku juga tidak turun dari surga

Aku tidak kaya, Aku tidak begitu tampan,
Banyak hal yang tidak kumiliki
Banyak hal yang tidak dapat ku berikan padamu
Banyak hal yang tidak dapat kulakukan untukmu

Aku hanya punya cinta
Hanya itu yang dapat kuberi
Hanya itu yang kuperjuangkan untukmu
Aku tidak akan pernah menyerah untuk memilikimu

Maukah kau menjadi milikku seutuhnya
Maukah kau kita saling memiliki bersama
Wahai bidadari tanpa sayap
Yang namamu terukir di jiwaku